Sejarah Yayasan Bengkel Hati
Konten sementara — menunggu materi resmi YBH
Yayasan Bengkel Hati (YBH) lahir dari kepedulian yang sederhana: keprihatinan sekelompok muslim terhadap kebutuhan umat akan bimbingan membaca Al-Qur'an serta pendidikan akhlak bagi generasi muda. Dari niat yang tulus itu, terbentuklah majelis belajar kecil yang menjadi cikal bakal berdirinya yayasan ini.
Nama "Bengkel Hati" dipilih dengan makna yang dalam. Sebagaimana bengkel memperbaiki yang rusak dan merawat yang baik, yayasan ini berikhtiar menjadi tempat setiap hati diperbaiki, dibersihkan, dan dikuatkan dengan cahaya Al-Qur'an, sumber hukum dan petunjuk dalam mengarungi perjalanan kehidupan.
Seiring waktu, kepercayaan masyarakat bertumbuh. Dukungan wakaf dan sedekah dari para dermawan memungkinkan YBH memperluas pengabdiannya: dari bimbingan baca Al-Qur'an bagi santri berbagai usia, pendidikan Islami yang membentuk generasi berakhlakul karimah, kegiatan kepedulian sosial yang saling menguatkan sesama, hingga pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi bermental tangguh dan bertanggung jawab.
Kini YBH, yang juga dikenal sebagai Bengkel Hati Alhidayah, terus berkembang menjadi rumah bagi berbagai unit program tersebut. Di bawah arahan Pembina Yayasan, Bapak Tri Bayu Seno, para pengurus dan relawan berupaya menjaga amanah ini dengan penuh keikhlasan.
Perjalanan kami masih panjang, dan kami menyadari masih banyak yang harus diperbaiki. Karena itu, kami mengajak Anda turut menuliskan lembar berikutnya dari perjalanan YBH, melalui doa, ilmu, tenaga, maupun wakaf dan sedekah terbaik Anda.
